THE ROLE OF SOCIAL MEDIA IN SHAPING CHRISTIAN CHARACTER AMONG GENERATION Z
Main Article Content
Resti
Esterani
Daniel Nianda
Theodorus
The 21st century has witnessed a radical transformation in human communication ecology, with social media evolving from mere connection platforms into a primary lifeworld for young people. Generation Z, growing up in an intrinsically digital environment, internalizes the logic, norms, and rhythms of social media into their identity construction. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) method to analyze 32 empirical studies (2019-2024) exploring the role of social media in shaping Christian character among Generation Z. The findings reveal a dual formative role: social media acts as a Curated Sanctuary, providing unprecedented access to spiritual resources, communities, and role models, while simultaneously functioning as an Algorithmic Arena that fosters performative piety, theological reduction, and value conflicts. In response, Generation Z demonstrates active agency through negotiation strategies like content curation, compartmentalization, and digital fasting, leading to the formation of a hybrid habitus. This review proposes a Critical Digital Discipleship Framework as an integrative model emphasizing theological digital literacy, intentional curation, and embodied integration to guide effective character formation in the digital age.
Budi, N. Y. A. (2024). Pengembangan diri sebagai peran manusia seutuhnya pembelajaran melalui tokoh di Alkitab. Penerbit Widina.
Depan, C. M., & sebagai Mitra, A. I. (2025). Pembelajaran mandiri. *Pemanfaatan AI untuk Mengarahkan (AI-Directed), Mendukung (AI-Supported), dan Memberdayakan (AI-Empowered) Pembelajaran, 65*.
Ekoprodjo, H. S., & Wibowo, M. (2024). Pendidikan Kristen membentuk karakter dan nilai-nilai Kristus dalam konteks modern. DIDASKALIA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 15–28.
Hariyanto, D., Dharma, F. A., & Rodiyah, I. (2025). Komodifikasi agama dalam politik identitas. Pers Umsida.
Hardiyanto, F. E. (2020). Bunga rampai artikel humaniora kata pencerah jiwa. Publikasikan Lebih Dalam.
Husain, H. M. N. (Ed.). (2020). Literasi kritis berbasis IESQ power: Menyoal kaum milenial di era digital. Penerbitan Zahir.
Ismail, V. Y. (2025). Dinamika pengembangan SDM generasi-Z. Publikasikan Lebih Dalam.
Johannes, N. Y., Rahanra, I. Y., Latuserimala, G., Tuhumury, J., Sairdola, L., Poceratu, I. C., ... & Matatula, G. (2024). Iman yang Amin. TOHAR MEDIA.
Kia, A. D., Th, M., Yang Mulia, G. T., & Th, M. (2025). Buku konstruksi pendidikan agama Kristen di era disrupsi. Penerbit Widina.
Pamungkas, Y. C., Moefad, A. M., & Purnomo, R. (2024). Konstruksi realitas sosial di Indonesia dalam peran media dan identitas budaya di era globalisasi. M.
Pratama, Y. H. (2023). Kontestasi otoritas tafsir ayat-ayat teologis di media sosial Instagram [Disertasi Doktor, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Saingo, Y. A. (2023). Internalisasi nilai-nilai karakter religius melalui pembelajaran pendidikan agama Kristen di SD Inpres Lili. Apostolos: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1).
Sinaga, B. A. (2025). Krisis identitas iman di kalangan mahasiswa Kristen “Tantangan bagi pendidikan agama Kristen di era digital”. KARISMO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 12–23.
Sulaiman, S., & Neviyarni, S. (2021). Teori belajar menurut aliran psikologi humanistik serta esensinya dalam proses belajar dan pembelajaran. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 220–234.
Wennar, W., & Purmanasari, N. O. (2023). Liturgi kontemporer dalam ibadah dan implikasinya pada kerohanian jemaat di sinode gereja Bethel Indonesia. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 6(2), 210–232.
Yudha, Y. M., & Suseno, A. (2025). Membangun dan memperkuat tim ibadah gereja melalui disiplin dan kekuatan Injil. Filosofiamundi, 3(3), 509–517.
Zuhri, A. M. (2021). Beragama di ruang digital; Konfigurasi ideologi dan ekspresi keberagamaan masyarakat virtual. Penerbitan Nawa Litera.















