EMPOWERMENT OF FEMALE EMPING ARTISANS: OBSTACLES AND CHALLENGES FACED
Main Article Content
Hidayati
Maryam
Risna Dewi
Mauludi
Muslem
The problem in this study is the suboptimal empowerment of female melinjo emping artisans in Gampong Kandang, Kembang Tanjong District, Pidie Regency, which is characterized by limited access to capital, the use of traditional production technology, and marketing that is still dependent on collectors, resulting in low welfare improvements for female artisans. The focus of this study is directed at the empowerment of female melinjo emping artisans based on Hasdiansyah's community empowerment theory which includes the dimensions of education and training, access to capital, infrastructure, and entrepreneurship promotion, as well as obstacles faced in the empowerment process. This study aims to analyze the empowerment of female melinjo emping artisans in improving welfare and identify obstacles faced in its implementation. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation, with informants consisting of village government officials, related agencies, community leaders, and female artisans. The results of the study indicate that the empowerment of female melinjo emping artisans has been ongoing but is not optimal, which is characterized by unsustainable training and guidance, limited access to capital, inadequate production facilities, and product marketing that has not developed due to limited use of information technology. Key obstacles include limited knowledge, dominant domestic roles, low institutional participation, and unequal economic access. Therefore, women's empowerment requires a structured, planned, and sustainable approach through government support in providing access to capital, advanced training, strengthening business group institutions, and enhancing digital marketing to increase economic independence and family well-being.
Book
Fahrudin, A. (2012). Pengantar kesejahteraan sosial. PT Refika Aditama.
Hasdiansyah, A. (2023). Buku Ajar Pemberdayaan Masyarakat. In CV. Eureka Media Aksara.
Hidjrahwati, dkk. Cerdas Sejak Dini, Edisi Pertama (Yogyakarta:Deepublish, 2019).
Kasmir, 2016. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Malik, Abdul, dan Dian Andayani. (2013). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik (Cetakan ke-4). Bandung: PT. Alfabeta.
Samsu, S. (2021). Metode Penelitian:(Teori Dan Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods, Serta Research & Development). Pusaka Jambi.
Satria. 2015. Pemasaran Usaha Kecil. Edisi Pertama. Yogyakarta. Graha Ilmu. ISBN: 978-602-262-581-6.
Siregar, R (2022). Model Pemberdayaan Perempuan. Jawa Tengah: CV. Pena Persada
Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D). Cv Alfabeta.
Suharto, E. (2009). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat.
Sulistyani, A.T. 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Yogyakarta: Graha Ilmu
Riadi, M. (2019). Home Industri (Fungsi, Manfaat, Jenis Usaha, Keunggulan dan Kelemahan). From Kajian Pustaka.
Skripsi
Astika, W., Anggaraini, D., & Kusuma, N. (2024). Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Pelatihan Keterampilan Menjahit Pada Pusat Kegiatan Belajar (Pkbm) Indria Kota Kendari. Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 5(1), 33–42.
Balqis, C. K. (2023). Pemberdayaan Perempuan Melalui Home Industry Emping Melinjo Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Di Desa Dahu Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang (Skripsi). Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Fauzi, E., & Kurniastuti, T. (2021). Peran Aktif Perempuan Pengrajin Emping Melinjo Dalam Peningkatkan Pendapatan Keluarga Di Desa Wates Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Grafting: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 11(2), 86–95.
Miratus, S., Sri, W., & Shofia, N. A. (2020). Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Pada Usaha Emping Melinjo Terhadap Pendapatan Keluarga Di Desa Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. Universitas Wahid Hasyim.
Nazirah, A. (2024). Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Emping Melinjo (Gnetum Gnemon L) Di Beureunuen Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie (Studi Kasus: Ud. Adilla Baru). Universitas Malikussaleh.
Puspitawati, H. (2018). Penguatan Modal Sosial Menuju Kemandirian Perempuan Perdesaan Pelaku Industri Rumahan Emping Melinjo di Provinsi Banten. Jurnal Penyuluhan.
Sari, M. M. (2016). Analisis Kerjasama Musaqah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat.(Studi Pada Petani Perkebunan Kopi di Desa Kuripan 1 Kecamatan Tiga Dihaji Kebupaten Ogan Komering Ulu Selatan). Skripsi.
Journal
Al Abbasy, K. (n.d.). Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Batik Tulis.
Andriani, M. (2021). Model Bantuan Terhadap Anak Korban Pemerkosaan (Studi di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupeten Lampung Utara). Universitas Muhammadiyah Kotabumi.
Anggraini, W., Lambelanova, R., & Ritonga, N. A. (2022). Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit Di Kecamatan Kampung Rakyat Oleh Dinas Perkebunan Dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Selatan. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 72–92.
Aslichati, L. (2011). Organisasi pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga sebagai sarana pemberdayaan perempuan. Jurnal Organisasi Dan Manajemen, 7(1), 1–7.
Fitria, H. A. (2019). analisis dampak usaha mikro kecil dan menengah (umkm) terhadap kesejahteraan masyarakat (studi pada sentra industri kecil roti desa kalimalang kecamatan sukorejo kabupaten ponorogo). IAIN Ponorogo
Intania, R. (2023). Pemberdayaan Pelaku Home Industry Dalam Pengembangan Ekonomi Di Kelurahan Gunung Sulah Kecamatan Way Halim Bandar Lampung. Uin Raden Intan Lampung.
Jannah, M., Triyanto, T., & Ekana Ch, H. (2013). Penerapan Model Missouri Mathematic Project (Mmp) Untuk Meningkatkan Pemahaman Dan Sikap Positif Siswa Pada Materi Fungsi (Penelitian Dilakukan Di Kelas Xi. 11 Smk Negeri 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Matematika Solusi (Tersohor Luas Dan Berisi), 1(1).
Kemal, F. A. (2024). Kontribusi Women Empowerment Di Perusahaan Alutsista (Studi Kasus Karyawati Pt Sari Bahari). Stie Malangkucecwara.
Setyawan, A. A., Desembrianita, E., Santoso, M. H., & Kalalo, R. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1494–1503.
Sutoyo, R. I. (2022). Pemberdayaan Perempuan Melalui Kewirausahaan Bordir Dan Batik Dahlia Kudus (Studi Kasus Di Desa Karangmalang Kec. Gebog Kab. Kudus). Iain Kudus.
Syamsuri, S., & Ma’aldini, M. Y. (2018). Strategi Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Melalui Optimalisasi Pengelolaan Zakat Profesi Di Baznas Ponorogo. Iqtishadia Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 5(2), 90 266–283.
Yani, A., Maryam, M., Fahmi, A., Mauludi, M., Syamsuddin, S., & Aisyah, T. (2024). Pelatihan Penyusunan, Pengawasan Berjenjang dan Advokasi Qanun di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara, 4(1), 22–25.
Peraturan/Undang-Undang
Undang-Undang No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa















